Tugas Paramedis Perusahaan: Peran, Syarat, dan Manfaat Kariernya
Tugas paramedis perusahaan adalah menjaga kesehatan pekerja di lingkungan kerja. Tanggung jawabnya mencakup pemeriksaan kesehatan karyawan, pemberian pertolongan pertama, pelayanan di klinik perusahaan, hingga upaya pencegahan penyakit akibat kerja bersama dengan tim K3.
Bagi kamu yang merupakan fresh graduate dari bidang kesehatan, profesi ini bisa menjadi salah satu pilihan untuk berkarier di berbagai sektor industri, seperti pertambangan, migas, manufaktur, dan konstruksi.
Apa Itu Paramedis Perusahaan?
Paramedis merupakan istilah umum untuk tenaga kesehatan selain dokter, seperti perawat, bidan, dan tenaga gawat darurat. Sementara itu, paramedis perusahaan adalah tenaga kesehatan yang bertugas di lingkungan perusahaan, bukan di rumah sakit atau puskesmas.
Perbedaan utamanya terletak pada siapa yang dilayani. Di rumah sakit, paramedis melayani masyarakat umum yang membutuhkan perawatan kesehatan. Sedangkan di perusahaan, pelayanan lebih berfokus pada kesehatan pekerja, memastikan kondisi mereka tetap layak kerja, serta melindungi mereka dari berbagai bahaya kesehatan di tempat kerja.
Paramedis perusahaan umumnya bekerja di beberapa lingkungan ini:
- Klinik perusahaan atau klinik site
- Area pertambangan, kilang, dan anjungan migas
- Pabrik dan kawasan industri
Apa Saja Tugas Paramedis Perusahaan?
Tugas paramedis perusahaan tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tapi juga berperan dalam pencegahan dan penanganan risiko kesehatan di tempat kerja. Berikut tugas-tugas utamanya:
1. Pemeriksaan kesehatan pekerja: Membantu dokter perusahaan dalam pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja, pemeriksaan berkala, dan pemeriksaan khusus.
2. Pertolongan pertama dan gawat darurat: Memberikan pertolongan pertama (P3K), dan membantu menstabilkan kondisi korban kecelakaan kerja.
3. Pelayanan klinik perusahaan: Menangani keluhan kesehatan sehari-hari, memberikan perawatan luka, serta mengelola obat-obatan dan peralatan medis.
4. Rekam medis dan pelaporan: Melakukan pencatatan riwayat kesehatan dan hasil pemeriksaan pekerja, termasuk kasus yang diduga berkaitan dengan penyakit akibat kerja.
5. Identifikasi bahaya kesehatan: Mengenali potensi bahaya kesehatan di lingkungan kerja, seperti kebisingan, bahan kimia, dan paparan panas, kemudian berkoordinasi dengan tim HSE.
5. Edukasi kesehatan: Memberikan sosialisasi mengenai kesehatan kerja serta pelatihan pertolongan pertama kepada karyawan.
Perlu dicatat, selain memiliki kemampuan klinis, paramedis perusahaan juga harus memahami prinsip K3 dan berkoordinasi dengan tim HSE, supervisor lapangan, dan manajemen perusahaan.
Apa Syarat Menjadi Paramedis Perusahaan?
Persyaratan menjadi paramedis perusahaan tergantung kebutuhan perusahaan. Namun, secara umum terdapat beberapa persyaratan, yaitu:
1. Pendidikan Kesehatan
Memiliki latar belakang pendidikan keperawatan, kebidanan, atau bidang kesehatan non-kedokteran. Banyak perusahaan menetapkan pendidikan minimal D3 dalam persyaratan lowongan pekerjaan.
2. STR dan SIP
Tenaga kesehatan wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) sebelum memberikan pelayanan kesehatan. Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, STR berlaku seumur hidup.
3. Pelatihan Hiperkes untuk Paramedis
Paramedis yang bekerja di perusahaan wajib mengikuti pelatihan Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes), sesuai Permenakertrans No. PER.01/MEN/1979. Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai kesehatan kerja yang tidak selalu diperoleh selama pendidikan klinis.
4. Kesiapan Fisik dan Mental
Penempatan kerja di site sering kali berada jauh dari perkotaan, menerapkan sistem kerja roster, serta memiliki kondisi lapangan yang menantang.
Baca Juga: Perbedaan Hiperkes dan K3
Apa Manfaat Berkarier sebagai Paramedis Perusahaan?
Menjadi paramedis di perusahaan akan mengembangkan kemampuanmu di bidang kesehatan sekaligus memahami penerapan K3 di lingkungan industri. Berikut beberapa manfaat utamanya:
1, Pengalaman di industri berisiko tinggi: Kamu berkesempatan menangani berbagai kondisi kesehatan yang jarang ditemui di fasilitas kesehatan umum, seperti cedera akibat kecelakaan kerja dan paparan bahan berbahaya.
2, Jalur karier yang luas: Pengalaman sebagai paramedis perusahaan akan membuka peluang pengembangan karier di bidang kesehatan kerja (occupational health), higiene industri, hingga posisi HSE. Tidak sedikit profesional K3 yang memiliki latar belakang pendidikan keperawatan.
3, Kompetensi ganda (klinis dan K3): Memiliki pemahaman dalam bidang klinis sekaligus K3 dapat menjadi nilai tambah, mengingat perusahaan membutuhkan tenaga kesehatan yang juga memahami berbagai risiko di lingkungan kerja.
4. Tunjangan kerja yang menarik. Perusahaan di sektor pertambangan dan migas umumnya menyediakan tunjangan lapangan serta fasilitas tambahan bagi pekerja yang ditempatkan di site. Namun, besaran dan jenis fasilitas tersebut bergantung pada kebijakan perusahaan serta lokasi penempatan.
Penutup
Paramedis perusahaan berperan menjaga kesehatan pekerja, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pertolongan pertama, dan pelayanan klinik, sampai mengenali bahaya kesehatan di tempat kerja bersama tim HSE.
Untuk masuk ke profesi ini, kamu perlu latar belakang pendidikan kesehatan, STR dan SIP, pelatihan Hiperkes Paramedis, serta kesiapan fisik dan mental untuk bekerja di lapangan. Sebagai fresh graduate kesehatan, kamu bisa mulai dari sekarang dengan melengkapi dokumen, menambah pengalaman klinis, dan memperkuat pemahaman K3, supaya peluang berkarier sebagai paramedis perusahaan makin terbuka
