perusahaan migas terbesar di dunia

5 Perusahaan Migas Terbesar di Dunia

Industri minyak dan gas (migas) merupakan salah satu sektor energi paling strategis di dunia. Perusahaan-perusahaan migas berperan penting dalam memenuhi kebutuhan energi global, mulai dari eksplorasi sumber daya alam hingga distribusi bahan bakar ke berbagai negara. 

Skala operasional yang besar, teknologi canggih, serta jaringan internasional membuat perusahaan migas memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian dunia. 

Perusahaan Migas Terbesar di Dunia

Di antara banyaknya perusahaan energi yang beroperasi, terdapat beberapa nama yang dikenal sebagai pemain utama karena kontribusinya yang signifikan dalam industri ini. Berikut adalah lima perusahaan migas terbesar yang dikenal secara global.

1. Saudi Aramco (Arab Saudi)

Saudi Aramco adalah perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Arab Saudi. Perusahaan ini dikenal sebagai produsen minyak terbesar di dunia karena mengelola sebagian besar ladang minyak di negaranya dan memiliki cadangan minyak yang sangat besar. 

Kegiatan Saudi Aramco mencakup pencarian sumber minyak, proses produksi, pengolahan, hingga penyaluran minyak dan gas ke berbagai negara. Perannya sangat penting bagi perekonomian Arab Saudi karena sebagian besar pendapatan negara berasal dari sektor ini.

Baca Juga: Peran Pengawas Operasional Pertama di Industri Minyak dan Gas

2. ExxonMobil (Amerika Serikat)

ExxonMobil adalah perusahaan minyak dan gas asal Amerika Serikat yang beroperasi di lebih dari 60 negara. Perusahaan ini menjalankan berbagai kegiatan, mulai dari mencari dan memproduksi minyak serta gas, mengolahnya di kilang, hingga mengembangkan produk petrokimia. 

ExxonMobil juga dikenal terus mengembangkan teknologi untuk eksplorasi, termasuk di wilayah laut dalam dan daerah dengan kondisi lingkungan yang sulit.

3. Chevron (Amerika Serikat)

Chevron merupakan salah satu perusahaan migas terbesar dari Amerika Serikat dengan aktivitas yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Perusahaan ini terlibat dalam produksi minyak dan gas, pengolahan LNG, serta distribusi energi ke berbagai wilayah dunia. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Chevron juga mulai mengembangkan investasi di bidang energi rendah karbon sebagai bagian dari penyesuaian terhadap tren transisi energi global.

Baca Juga: Tingkatan Ahli K3 MIGAS Sertifikat BNSP

4. PetroChina (Tiongkok)

PetroChina adalah perusahaan minyak dan gas besar milik pemerintah Tiongkok yang berada di bawah China National Petroleum Corporation (CNPC). Perusahaan ini berperan penting dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

Kegiatan PetroChina meliputi pencarian, produksi, pengolahan, dan distribusi minyak serta gas. Operasinya tidak hanya di Tiongkok, tetapi juga di berbagai negara lain. Selain migas, PetroChina juga mulai mengembangkan energi rendah karbon untuk mendukung transisi energi dan mengurangi dampak lingkungan.

5. Shell (Belanda–Inggris)

Shell adalah perusahaan energi global yang beroperasi di hampir seluruh dunia. Kegiatannya mencakup pencarian dan produksi minyak serta gas, pengolahan di kilang, pengembangan gas alam cair (LNG), serta investasi di energi terbarukan. 

Karena industri migas memiliki risiko tinggi, Shell menerapkan standar keselamatan kerja yang ketat untuk melindungi para pekerjanya.

Baca Juga: Peraturan K3 MIGAS yang Berlaku di Indonesia

Peluang Karier di Sektor Migas

Industri migas menawarkan peluang karier yang luas bagi tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan sertifikasi yang sesuai. Lingkungan kerja dengan risiko tinggi membuat perusahaan migas sangat mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3). 

Posisi seperti HSE Officer, Safety Supervisor, Safety Engineer, hingga anggota tim tanggap darurat menjadi bagian penting dalam menjaga operasional tetap aman dan sesuai regulasi. Dengan mengikuti pelatihan dan sertifikasi K3 Migas, peluang untuk berkarier di sektor migas semakin terbuka, baik di perusahaan nasional maupun internasional.