Artikel » 4 Langkah Efektif Job Safety Analysis

4 Langkah Efektif Job Safety Analysis

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pencegahan insiden atau kecelakaan kerja bisa dimulai dari secarik kertas Job Safety Analysis (JSA).

Job Safety Analysis (JSA) adalah alat keselamatan yang digunakan untuk mengendalikan bahaya pada pekerjaan atau prosedur tertentu. Tujuan utama dari JSA adalah mencegah insiden atau kecelakaan kerja dengan mengeliminasi bahaya yang ada di sekitar.

Intinya, sih, melakukan dan menulis JSA akan membantu ahli K3 dalam mengenali bahaya agar selanjutnya dapat dilakukan tindakan pengendalian untuk mengurangi bahaya tersebut. Dengan begitu, ahli K3 dapat menekan jumlah cedera dan Penyakit Akibat Kerja (PAK).

Empat langkah yang dapat kamu lakukan untuk membuat JSA menjadi lebih efektif, yaitu:

1. Menentukan pekerjaan atau prosedur yang akan dianalisa

Dalam mengidentifikasi pekerjaan atau prosedur mana yang ingin difokuskan, seorang ahli K3 dapat melakukannya dengan mempertimbangkan hal-hal berikut, seperti:

  • Tingginya frekuensi insiden di masa lalu
  • Tingginya potensi cedera yang dapat disebabkan
  • Tingginya potensi tingkat keparahan insiden
  • Rendahnya  kesadaran akan bahaya

2. Memecah pekerjaan menjadi beberapa langkah

Setelah menentukan prosedur pekerjaan yang ingin dianalisis, selanjutnya ahli K3 perlu menguraikannya menjadi beberapa potongan untuk dikelola.

Cara terbaik untuk memenuhi langkah ini, yaitu dengan mengamati pekerja dalam melakukan pekerjaan. Nah, supaya lebih mudah, kamu bisa merekam kegiatan pekerja tersebut untuk meninjaunya lebih lanjut dari smartphone kapanpun dan dimanapun kamu mau

3. Mengidentifikasi bahaya

Pada tahap ini, ahli K3 perlu melihat setiap langkah dalam pekerjaan dan mengidentifikasi bahaya apa yang dapat terjadi pada setiap titik. Langkah ini dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kritis pada diri sendiri, seperti:

  • Apakah benda bergerak menimbulkan bahaya?
  • Apakah pekerja dapat terpeleset di lokasi tersebut?
  • Apakah ada zat berbahaya yang terlibat di pekerjaan itu?
  • Dan lain-lain

4. Mengimplementasikan solusi

Setelah kamu berhasil mengidentifikasi bahaya, langkah selanjutnya yaitu kamu harus menemukan solusi untuk mengendalikan bahaya tersebut.

Ada beberapa strategi yang bisa kamu lakukan untuk menemukan solusi ini, yaitu dengan:

  • Mengeliminasi bahaya dengan memodifikasi proses, mengganti bahan, menambah ventilasi, dan lain-lain.
  • Merevisi prosedur kerja bila memungkinkan
  • Mengurangi frekuensi pekerjaan

Apabila semua langkah JSA sudah berhasil dilakukan, sekarang waktunya kamu mengomunikasikan temuannya kepada para pekerja supaya JSA kamu bermanfaat dan nggak sia-sia! Kamu bisa bagikan salinan JSA ke para pekerja yang terlibat dalam pekerjaan berbahaya agar mereka dapat memahami cara bekerja yang lebih aman.

Jangan lupa untuk selalu tinjau dan perbarui JSA setiap kali ada perubahan pada peralatan atau proses pekerjaan.

Nah, kalau kamu mau menguasai wawasan dan teknik-teknik yang diperlukan dalam bidang K3, kamu bisa ikuti pelatihannya di Mutiara Mutu Sertifikasi.

Mutiara Mutu Sertifikasi adalah penyedia pelatihan K3 terbaik yang telah menjadi Pioneer No. 1 Sertifikasi Online Kemnaker RI. Dengan bergabung menjadi alumni MMS Sertifikasi Kemnaker RI, kamu bahkan bisa dapatkan banyak pelatihan berkualitas secara gratis selama satu tahun!

Kapan lagi bisa dapatkan keuntungan sebanyak ini? Ayo daftarkan diri kamu sekarang!

Follow us

Artikel Terkait